Before we jump on to some heavy tips, lets start with this
one. It is very simple, but yet forgettable!
Have you ever seen your first year baby moving around on his/her mobility time with disposable diapers hanging on the hip, heavily full, strapped and annoying their movement?
You should look at your baby with your heart and start to imagine, what would I feel wearing those things around my activity time? wet and smell?
Beruntung jika bayi anda laki-laki. Mereke dikaruniai sebuah "alat khusus" yang mendukung kegiatan potty traning ini sejak keluar dari perut anda! Gunakan saja botol bekas ukuran sedang dengan leher agak besar (contoh: botol bekas air mineral ukuran terkecil) untuk memulainya! Cara lebih detailnya, mungkin memerlukan pengetahuan dari suami anda.... Yang jelas, bangun tiap malam dengan tujuan menyusui, bisa ditambah dengan melatih bayi anda untuk "membuang" urinnya melalui botol bekas, and... you've got nothing to loose!
Jika bayi anda perempuan, masalahnya jadi agak sulit namun tidak rumit. Hanya anda memerlukan sedikit dana untuk membeli pispot/potty. Beli yang biasa saja, tidak perlu yang cute, lucu, dan mahal, karena pada akhirnya gadis cilik anda akan "berakhir" di toilet, ya khan? Potty/ pispot yang terlampau lucu juga ditengarai akan menjadikan hubungan batin antara "pemakai" dan "alatnya" menjadi begitu erat sehingga pada saatnya toilet training, mereka berdua akan saling "patah hati" dan enggan berpisah satu sama lain!
Potty training is not only for urinating. If you had a chance to let your baby spent a minute every morning to feel his/her bowel movement, I'm pretty sure they will know it is a good place to do better than the diaper! You can start this even on his/her 4 month - but no suppresion.
Let the potty training an enjoyful place to learn. Jangan pernah memaksa, biarkan bayi anda belajar merasakan kapan saatnya, dan anda akan terkejut bila sebulan-dua bulan kemudian, disposable diapersnya bukan lagi tempat untuk BAB (buang air besar)

No comments:
Post a Comment